Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2015

Penjara Kata-kata

Sumber ilustrasi: http://bit.ly/1CFfkn1

Hoaxes can spread rapidly on the platform because people tend to react and share before verifying the news source – Facebook

Ini masih cerita terkait Sensor. Fakta bahwa Media Sosial berkontribusi banyak dalam ikut menyebar-luaskan informasi palsu, keliru, sesat dan sampah, rupanya mengganggu Facebook juga. Maka, sejak Selasa 20 Januari 2015 lalu, mereka mengumumkan kebijakan baru, untuk memerangi pesan hoax dan spam, dengan melibatkan segenap penggunanyaKebijakan baru FB itu, berupa kontrol News Feed. Memberi kesempatan publik untuk menandai, posting yang dianggap hoax. Dinilai sebagai berita palsu. (lebih…)

Read Full Post »

Monyet Disensor

 

To learn who rules over you, simply find out who you are not allowed to criticize.” – Voltaire.

Kalau benar ini yang terjadi, berarti ini skandal kebohongan Media berskala internasional: Tragedi penembakan massal di kantor Majalah Charlie Hebdo yang dikabarkan menewaskan 12 korban pekan lalu, konon cuma rekayasa dan sandiwara. Bukan betulan seperti yang dihebohkan Media seluruh dunia. Sejumlah temuan dan paparan informasi dari ‘sumber alternatif’, mengungkap banyaknya kejanggalan, banyak hal ‘kebetulan’, bahkan kelucuan. (lebih…)

Read Full Post »

Sensor Mata Telinga Mulut

Sumber ilustrasi: http://bit.ly/1A27WzK

A free press can be good or bad, but, most certainly, without freedom, a press will never be anything but bad.”  ~Albert Camus

Perlukah dilakukan pengetatan Sensor atas Media?

Gugatan tersebut belakangan ramai diutarakan berbagai pihak. Gara-gara ada yang berpendapat cara dan kebijakan liputan Media atas musibah AirAsia QZ5801, dinilai tidak patut: Kurang etis, tidak layak, bahkan sudah melanggar tata krama dan prinsip jurnalistik.

Perdebatan tentang Sensor bahkan kini sedang merebak di skala dunia. Menyusul terjadinya beberapa aksi terorisme yang dikait-kaitkan dengan dampak pemberitaan Media yang dinilai menghina agama. Misalnya tragedi penembakan massal di kantor Majalah Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang, termasuk 2 Polisi di Paris. Perancis. Disusul beberapa penyerangan Masjid. Pun penyanderaan di toko makanan halal Yahudi (kosher), (lebih…)

Read Full Post »

Duka AirAsia

Sumber ilustrasi http://bit.ly/1vKwniu

We’ve got to make sure that as the public dissatisfaction grows, it doesn’t grow the wrong way, towards censorship that says, ‘Stop this. Stop that.’ We want a public that is more aware about what quality journalism means to them and their lives and what they’ve got a right to expect and how to recognize it.” – Bill Covach, director of the Project for Excellence in Journalism, writer of ‘The Elements of Journalism: What Newspeople Should Know and the Public Should Expect’.”

 

Hari-hari ini, hampir 24 jam sehari-semalam, seluruh media, sumber dan channel berita, menyediakan menu serupa: tentang perkembangan menit per menit, kejadian per kejadian, seputar musibah AirAsia nomor penerbangan QZ8501 rute Surabaya-Singapura. Sangat disayangkan, di tengah gegap gempita pemberitaan media dengan kerja luarbiasanya, terselip kritik, teguran, protes bahkan kecaman.

Misalnya menyoal gaya reportase media yang dinilai hanya mengekploitasi kesedihan. Atau reporter yang terkesan terlalu mem-push untuk mendapat komentar. Berkeras mewawancarai keluarga korban yang sedang berduka. Pun tentang pemberitaan yang tendensius dan mengeksploitir. Atau menelanjangi, mendiskreditkan bahkan menghakimi pihak tertentu. (lebih…)

Read Full Post »