Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus, 2015

Tujuh Belas Agustus

 

Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang berdaulat dan merdeka.” – Soekarno, Pidato dalam Upacara Peringatan HUT RI Tahun 1963 

Hari ini, genap 70 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Tapi walau sudah tahun ke-70 kita memperingatinya, ternyata masih ada yang belum yakin apakah Indonesia sudah benar-benar merdeka? Atau tak percaya: masihkah Indonesia merdeka? Fakta belum meratanya yang bisa merasakan makna kemerdekaan; situasi ketidakberdayaan yang laten; termasuk yang diderita kalangan buruh, pekerja migran, dan warga Indonesia di dalam maupun di luar negeri; dan realita situasi dan kondisi di sekitar yang belum seperti harapan; menjadi dasar logika gugatan tersebut.

Tak pelak, isu kedaulatan pun menyeruak di tengah euforia dan gegap gempita seremoni perayaan Proklamasi tahun ini. (lebih…)

Read Full Post »

Surat Protes Atas Internet dot Org

Dua pekan silam, genap setahun Internet.org sudah berkiprah. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari layanan akses Internet.org? Yang menarik, inisiatif yang dimotori Bos Facebook, Mark Zuckerberg, untuk mengkoneksikan Internet secara gratisan di seluruh jagat tersebut, ulang tahun pertamanya bukan dirayakan penuh syukur dan suka cita. Justru ditandai makin meruapnya sikap curiga, kritik bahkan penolakan dimana-mana. Termasuk di Indonesia.

Tak kurang dari Menkominfo Rudiantara pun angkat bicara. Ditegaskannya, akses Internet harus berbayar. Tidak boleh gratisan. Karena berpotensi mengorbankan bisnis operator yang jadi mitranya. Bahkan Internet.org, disebutnya melanggar aspek perlindungan pengguna, seperti yang diatur prinsip net neutrality (lebih…)

Read Full Post »

Waktu Sejarah Melapuk

We are nonchalantly throwing all of our data into what could become an information black hole, without realizing it.’’ – Vint Cerf, Founding Father Internet, mewanti di depan pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science.

Ternyata kita keliru. Selama ini kita mengira, ‘digital’ identik dengan ‘tetap ada’. Maksudnya, apa pun yang terlanjur di-upload ke jejaring Internet, maka ia akan tetap ada di sana. Selamanya. Tak bisa dihapus atau hilang. Sebab, jejak digitalnya tetap akan tertinggal. Tapi ternyata tak begitu kenyataanya. Adalah Boss Google, Vint Cerf, yang memperingatkan kita. Menurutnya, sejarah manusia dalam format digital, justru kini sedang terancam melapuk. Makin usang, kian lenyap, cenderung menghilang, tambah musnah.

Ini fakta sebenarnya: hampir 30% dari konten tentang sejarah kejadian atau peristiwa yang pernah digaduhkan via socmed, ternyata lenyap begitu saja. Ternyata, kian konten dipercakapkan, semakin konten digaduhkan, malah semakin keutuhannya mengusang, melapuk, lantas terurai. Dan akhirnya fakta penting kesejarahannya melenyap. (lebih…)

Read Full Post »