Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Etcetera’ Category

Vault 7 WikiLeaks

The CIA’s malware arsenal, and dozens of ‘zero day’ weaponized, exploits against and allows it to hack into a wide range of US and European company products, including Apple’s iPhones, Google’ Android and Microsoft’s Window and even Samsung TVs, which are turned into covert microphones.” WikiLeaks’s official release.

Ini pesan penting bagi para Jenderal dan komandan pasukan. Sekadar kekuatan militer konvensional saja, tak lagi bisa menggaransi kemenangan perang yang gemilang. Ketika perang semakin berkecamuk, tak cuma sebatas di matra darat-laut dan udara, tapi juga marak hingga ke antariksa dan jejaring Internet, maka penentu kemenangan, adalah (lebih…)

Read Full Post »

Cyber Terrorist

Governments should be safeguarding the digital privacy and security of their citizens. But these alleged actions by the CIA do just the opposite. Weaponising everyday products such as TVs and smartphones -and failing to disclose vulnerabilities to manufacturers- is dangerous and short-sighted.” — Craig Fagan, policy director for the World Wide Web Foundation

Apa motif dan tujuan CIA dan komunitas telik sandi Amerika, melancarkan mass surveillance dan population-centric operations? Bagian pertama dari artikel ini, sudah mengurainya.

Tapi, untuk lebih mudah memahami alasan, serta yang ingin dicapai di balik mass surveillance dan population-centric operations tersebut (lebih…)

Read Full Post »

Dahlan Iskan

Kebenaran itu relatif. Karena ‘Realita’ adalah tentang persepsi. ‘Kebenaran’ itu soal keyakinan. Tergantung posisi relatif kita berada – Albert Einstein

Berikut pernyataan Dahlan Iskan sehubungan penetapan status tersangka pada dirinya:

Penetapan saya sebagai tersangka ini saya terima dengan penuh tanggungjawab. (lebih…)

Read Full Post »

Slide2

To anyone with a competent sense of strategy and an understanding of history, the perpetrators of the 9/11 attacks are not a mystery. It is the denial and fear of the realities laid out in the above film and the material below, that allow the perpetrators, and their ‘civilised’ sponsors, to continue to enjoy their current anonymity, thereby perpetuating a global order run by the fear of retribution if the sponsors and architects of the September 11, 2001 attacks were taken head on.- Lyndon LaRouche

Gaduh isu terorisme, ternyata adalah bagian dari ‘cultural war of values‘. Yang dipertarungkan, adalah nilai-nilai peradaban dan kebudayaan manusia sejagat. Serupa seperti gambaran The Clash of Civilizations and the Remaking of World Ordernya Samuel P. Huntington. Negara-negara kampiun demokrasi yang sedang mengobarkan perang berskala global melawan terror percaya, bahwa jika values Barat bisa unggul dalam perang kebudayaan tersebut, maka mereka akan bisa menguasai masa depan.

Karena mewakili agenda para kampiun demokrasi, tak mengherankan jika perang anti-terror yang mereka kobarkan pun mendalihkan sikap, cara pandang, dan tindakannya, adalah bagian dari pembelaan hak berdemokrasi. Yang sedang aktual, misalnya menjadikannya sebagai motif untuk memerangi ISIS. Atau dalam kejadian sebelumnya, dijadikan jastifikasi pempublikasian karikatur Nabi di Koran Charlie Hebdo. Sementara yang tergres, isu serupa juga dipilih Flemming Rose, menjadi tema bukunya, The Tyranny of Silence yang langsung mengundang kontroversi, sesaat setelah dirilis akhir tahun lalu. (lebih…)

Read Full Post »

Blokir Website ala Kominfo

Sumber ilustrasi: http://bit.ly/1HFl42W

…if thought corrupts language, language can also corrupt thought.” ― George Orwell, 1984

Bagaimana cara melawan radikalisme via online tanpa merugikan pengguna online? Tolok ukur apa yang bisa digunakan publik membedakan antara jurnalis dan propagandis –penyebar paham radikalisme? Benarkah paham radikalisme harus disikapi dengan radikalisme etika jurnalistik dan bermedia?

Problem di atas, hari-hari ini menjadi isu panas di masyarakat. Ketiadaan transparansi, ketidakjelasan kriteria serta naifnya acuan pembeda mana konten/website yang dianggap bermasalah, bikin keputusan otoritas dan regulator memblokir, bahkan menutup, 22 situs berkonten tertentu, justru jadi bumerang. (lebih…)

Read Full Post »

Drone Nyamuk Sumber ilustrasi: http://bit.ly/1nLcPYR

 

Serangan via drone dan handphone memang tak melukai secara fisik. Tapi mengacaukan sisi psikologi massa. Dampak yang ditimbulkannya: ketakutan, kepanikan, kebingungan bahkan kekacauan massal. Pengaruhnya disebut The Terrorist Effect. Potensial memicu aksi anarkis massa.

 

Waspadai dampak penyalahgunaan handphone dan drone. Demikian satu di antara stressing point yang disampaikan kepada para redaktur sedunia, yang hadir di ajang World Editor Forum (WEF) 2014 di Italia, pekan silam. Pasalnya, penyalahgunaan Drone untuk memata-matai, meneror dan menyadap data atau informasi publik, bisa berpotensi membahayakan Demokrasi. Memicu ketakutan dan perasaan terteror. Sehingga menjadikan daya kritis masyarakat tumpul. Begitu pun, fungsi kontrol sosial dan hak Media, sebagai Pers Bebas, untuk melakukan kritik dan koreksi demi kepentingan umum, bisa terkebiri. Hak perlindungan privacy reporter, hak tolak dan hak anonimitas narasumber pun terancam.  (lebih…)

Read Full Post »

Robocop 2014

Sumber Ilustrasi: http://bit.ly/1nxUCNE

Topik tentang Human versus Algorithm makin memanas. Laporan Utama Majalah TIME pekan silam, yang mengulas Infinity Machine, seakan memicu kian maraknya pendapat pro-kontra.

Keberadaan Infinity Machine ini diprediksi bakal mengubah lansekap pengembangan teknologi Nano. Pun mempercanggih data engineering dan advance computation. Tapi keberadaannya tak terlepas dari kontroversi. Misalnya yang menyoal belum jelasnya esensi kegunaan dan fungsinya, bagi kemaslahatan umat manusia. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »